Suka Duka Agen Property Perumahan

Hari yang indah untuk jiwa yang tenang. hehe. Perkenalkan nama saya hilman taufik asal dari garut kegiatan sekarang sebagai agen property disalah satu perumahan di garut yaitu Green Garden Residence Garut. Saya akan share tentang suka duka menjadi agen property. Tapi saya mau cerita dulu tentang latar belakang sebelum menjadi agen property.

suka duka agen property

Sebelumnya saya bekerja di salah satu perusahaan SEO di jakarta. Dikarenakan ada pandemik dan berkembangnya COVID-19 mengharuskan WFH alias Work From Home. Hanya beberapa bulan saja bertahan akhirnya perusahaan kami mengalami pailit alias bangkrut. Dan mengharuskan PHK alias dirumahkan.

Saya tidak putus asa, untuk menyambung hidup akhirnya ingat pada satu pepatah bahwa silahturahmi bisa mendatangkan rezeki. Pada awalnya sempat kepikiran untuk berbisnis tetapi adanya pandemik ini jangankan berpikiran untuk berbisnis. Perusahaan-perusahaan besar aja banyak yang pailit. Mencari pekerjaanpun tidak mudah dengan usia yang mau mencapai kepala 4. Akhirnya saya bermain kepada beberapa teman dulu satu kuliahan yang dengar dari teman banyak yang sukses. Bertemulah dengan sahabat lama yang sekarang beliau menjadi develover perumahan di garut. Awalnya mengajukan pekerjaan dikarenakan kebutuhan dapur yang tidak bisa ditinggalkan.

Tetapi sahabat saya ini tidak mau mempekerjakan saya entah alasan apa mungkin karena sahabat jadi susah untuk komunikasinya. Tetapi beliau menawarkan satu pekerjaan freelance untuk membantu usahanya untuk menjadi marketing perumahan dan bantu prosesnya ke bank. Kebetulan ada salah satu teman saya juga yang ikut membantu menjadi marketing di perusahaan beliau. Singkat kata saya banyak belajar kepada beliau bagaimana cara menjual rumah dan proses konsumen ke bank.

ternyata menjadi agen property itu banyak suka dukanya. Diantaranya menjual rumah itu ternyata tidaklah mudah. Karena kemurahan sang develover beliau meminta saya untuk membantu terlebih dahulu proses konsumen ke bank agar bisa di ACC bank. Dan saya dibayar perkonsumen yang di ACC Bank, dikarenakan banyaknya nasabah yang belum di ACC bank.

Alhamdulillah ini menjadi jalan saya untuk menyambung hidup. Kerjaannya sangat mudah sekali kita hanya melengkapi dokumen yang lengkap yang diminta oleh bank dari nasabah. Disinilah kita harus sabar menghadapi nasabah ketika mengumpulkan kelengkapan berkas pengajuan KPR bank. Karena tidak sedikit juga nasabah yang bekerja diluar kota dan kesulitan waktu untuk melengkapi berkasnya.

Apalagi berkas yang lengkap nanti bisa sesuai dengan yang diinginkan bank atau tidak. Biasanya kendalanya adalah BI checking konsumen apabila jelek atau bermasalah maka akan langsung ditolak bank, dan terkadang melengkapi berkas pun menjadi sia-sia. Dan tidak sedikit juga nasabah yang ngomel-ngomel karena mereka merasa mampu bayar tetapi tidak sesuai dengan apa yang diinginkan bank.

Memang ini menjadi dilema bagi saya disisi lain melengkapi apa yang diinginkan bank, disisi lain kita juga harus tahu BI checking nasabah yang kita bantu prosesnya kebank. Sebenarnya masih banyak suka duka menjadi agen property. Tetapi cerita ini hanya sebagai curahan hati saja ingin rasanya punya usaha sendiri yang lebih baik dan lebih berkah. Mungkin dilain waktu saya akan menceritakan pengalaman bagaimana tipsnya agar kita bisa mendapatkan penghasilan menjadi agen property walaupun tidak bisa jualan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *